RSS

Profil

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, Yayasan Puan Amal Hayati kembali menyapa para pemerhati kaum perempuan melalui sebuah majalah triwulan ”Tantri”, Warta untuk Isteri, Putri dan Santri. ”Tantri” sengaja kami pilih sebagai nama untuk melambangkan ruh dan gagasan dasar dari penerbitan majalah ini. Nama tersebut terilhami oleh nama sebuah karya sastra Jawa abad pertengahan ”Tantri Kamandaka” yang nota bene merupakan cerita berbingkai hasil saduran dari Kitab ”Panchatantra”.

”Tantri Kamandaka” bercerita tentang kisah petualangan ”spiritual” raja Aridarma yang di tengah perjalanannya bertemu dengan Tantri (nama binatang) yang dipersonifikasikan sebagai binatang yang jujur, tulus, setia kawan, rendah hati dan bijaksana. Seluruh kisah dalam buku ini sarat dengan nilai-nilai pendidikan budi pekerti yang luhur. Di situ, semangat perjuangan, pencerahan spiritual, serta spirit pluralisme yang dibingkai dengan sikap tawadu’, tasâmuh dan menghormati satu sama lain, merupakan pesan nilai yang sangat menonjol.

Selain itu, nama ”Tantri” juga diilhami oleh nama seorang perempuan Amerika kelahiran Inggris yang sangat mencintai Indonesia. Ia pernah tinggal di Negeri ini, tepatnya di Bali, selama lima belas tahun (1932-1947), hingga ia diangkat jadi anak oleh Raja Bali kala itu dan diberi nama K’tut Tantri. Sejarah Nasional mencatat K’tut Tantri sebagai salah seorang pahlawan kemerdekaan. Dalam pengakuannya, ia pernah ditawan oleh tentara Jepang serta menerima siksaan bertubi-tubi dan kelaparan yang menyakitkan. Semua ini disebabkan oleh kegigihannya ikut berjuang melawan tirani penjajah.

Dalam suatu kesempatan Bung Karno sempat mengangkat tangannya seraya berkata, ”Masih ada satu hal yang hendak kukatakan sebelum aku meninggalkan Saudara-saudara. Saudara-saudara melihat seorang wanita kulit putih ada di atas panggung bersamaku malam ini… Ku perkenalkan Saudara K’tut Tantri dari Bali. Saudara K’tut ini warga Amerika kelahiran Inggris, tetapi ia lebih mencintai Indonesia daripada Inggris atau Amerika. Ia memihak kita, Ia telah berjuang sekuat tenaga untuk membantu kita berjuang demi kemerdekaan”.

Jadi, inilah sosok ”Tantri” yang akan kami hadirkan untuk pembaca yang budiman. Kami berpijak pada semangat nasionalisme, spiritualisme dan akhlak luhur yang menerima keberagaman (pluralitas). Melalui media ini kami berharap dapat ikut serta ”menghadirkan” Islam dalam konteks ke-Indonesia-an yang cinta damai dan anti-penindasan. Yaitu, Islam yang emansipatoris dan ”membebaskan”. Islam yang egaliter dan memberdayakan. Terutama bagi kaum perempuan Indonesia secara umum, dan santri-santri putri secara khusus.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: